Gangguan kepribadian skizoid merupakan istilah klinis untuk pola jangka panjang berupa jarak dari hubungan sosial dan rentang ekspresi emosi yang terbatas. Menyukai kesendirian, bersifat introvert, atau memiliki kehidupan batin yang kaya tidak cukup untuk diagnosis ini. Gangguan tersebut tidak boleh diromantisasi sebagai temperamen yang lebih unggul atau disamakan dengan skizofrenia.
Apa itu kepribadian skizoid?
Dalam kerangka DSM, polanya dapat mencakup sedikit keinginan untuk hubungan dekat, memilih kegiatan sendiri, minat terbatas pada pengalaman seksual dengan orang lain, sedikit teman dekat, sedikit reaksi yang tampak terhadap pujian atau kritik, serta sikap dingin secara emosional atau afek datar.
Ini adalah kriteria yang dapat diamati, bukan bukti bahwa seseorang tidak memiliki emosi. Tenaga profesional juga tidak boleh menganggap jarak yang terlihat selalu menyembunyikan perasaan intens, imajinasi hidup, atau keinginan untuk terhubung. Pengalaman pribadi perlu ditanyakan secara langsung.
Berbagai aspek
Penilaian dapat mempertimbangkan ciri seperti:
- Jarak sosial: minat atau kenikmatan yang terbatas dalam hubungan dekat di berbagai konteks.
- Menyukai kesendirian: memilih kegiatan yang membutuhkan sedikit kontak antarpribadi.
- Ekspresi terbatas: menunjukkan rentang emosi yang sempit dalam interaksi.
- Imbalan sosial terbatas: pujian, kritik, atau persetujuan sosial tampak hanya berpengaruh kecil.
Pola secara keseluruhan, durasi, dan dampaknya lebih penting daripada satu ciri.
Wujudnya dalam keseharian
Kehidupan sehari-hari berbeda pada setiap orang. Dampak yang mungkin terjadi meliputi:
- Hubungan: sedikit motivasi untuk kedekatan, sulit merespons upaya orang lain untuk terhubung, atau jaringan sosial yang sangat kecil.
- Pekerjaan: tugas yang dikerjakan sendiri mungkin lebih disukai, sedangkan peran dengan pertukaran antarpribadi berkelanjutan dapat terasa sulit.
- Kenikmatan dan motivasi: sebagian orang melaporkan sedikit kenikmatan dalam beberapa kegiatan, yang juga memerlukan diagnosis banding dengan cermat.
- Ekspresi: orang lain mungkin sulit membaca sinyal emosi, terlepas dari apa yang dialami seseorang di dalam dirinya.
Kemungkinan tersebut tidak menetapkan diagnosis dan tidak boleh digunakan untuk menyimpulkan kekuatan tersembunyi.
Beberapa situasi dalam kehidupan
Penilaian dapat menggali situasi seperti:
- seseorang yang memiliki sedikit minat pada hubungan dekat di tempat kerja, pertemanan, dan keluarga;
- seseorang yang mulai menarik diri selama depresi sehingga hal itu bukan pola kepribadian yang stabil;
- seorang autistik yang komunikasi sosial dan profil sensoriknya memerlukan pemahaman berbeda;
- seseorang yang menginginkan kedekatan tetapi menghindarinya karena takut ditolak, yang mungkin menunjukkan pola menghindar.
Alasan di balik perilaku, bukan hanya penampilannya, sangat penting.
Bagaimana diagnosis dilakukan?
Pertama, menyukai kesendirian bukan gangguan dengan sendirinya. Penilaian gangguan kepribadian melihat pola yang meluas dan tidak luwes serta dampaknya pada fungsi dan hubungan seseorang.
Tidak ada tes darah atau pemindaian pencitraan untuk diagnosis ini. Penilaian bersifat klinis dan harus dilakukan oleh tenaga profesional berkualifikasi sesuai aturan setempat. DSM-5-TR mempertahankan gangguan kepribadian skizoid sebagai kategori, sedangkan ICD-11 memakai model dimensional gangguan kepribadian alih-alih daftar kategori yang sama.
- Wawancara klinis mendalam: menggali hubungan dengan orang lain, emosi, dan kesendirian, bersama riwayat hidup dan dampak nyata pada keseharian.
- Durasi dan kestabilan: ciri harus hadir secara menetap dalam waktu lama dan tidak hanya berkaitan dengan satu masa sulit sementara.
- Diagnosis banding: tenaga profesional memeriksa autisme, depresi, gangguan psikotik, kepribadian menghindar, kecemasan sosial, efek zat, atau penyebab lain dari menarik diri.
- Dampak nyata: diagnosis hanya dibuat bila pola menimbulkan tekanan atau kesulitan nyata, tidak pernah semata-mata karena seseorang suka menyendiri.
Gabungan unsur tersebutlah yang penting, bukan satu ciri terpisah. Membaca halaman ini belum cukup untuk mendiagnosis diri. Dukungan perlu berfokus pada tujuan dan kesulitan orang tersebut, bukan memaksakan sifat mudah bergaul sebagai tujuan tersendiri.
... dan kehidupan asmara
Sebagian orang dengan gangguan kepribadian skizoid menginginkan hubungan romantis dan sebagian lain tidak. Diagnosis tidak menjamin kedalaman tersembunyi, kesetiaan yang tenang, atau cara mencintai tertentu. Kebutuhan akan ruang bisa nyata, sebagaimana kebutuhan pasangan akan kontak.
Ketika hubungan diinginkan, pembicaraan terbuka tentang kontak, kasih sayang, seks, waktu bersama, dan waktu sendiri dapat mengurangi asumsi. Persetujuan dan kecocokan lebih penting daripada mengharapkan salah satu pihak menekan kebutuhan dasarnya.
Di Atypiklove, Anda dapat menyatakan tingkat kedekatan dan kemandirian yang diinginkan tanpa perlu mengklaim kehidupan batin yang stereotip.