Glosarium · Atypiklove

Glosarium neurodivergensi

Istilah penting untuk memahami neurodivergensi dengan lebih baik, dijelaskan secara sederhana.

A

Ableisme
Sistem gagasan dan praktik yang menjadikan satu cara kerja sebagai norma dan membaca semua yang lain sebagai kekurangan. Ia tampak sama kuatnya dalam komentar sehari-hari maupun dalam aturan akses. Menamai ableisme memindahkan pertanyaannya: bukan lagi bagaimana menyesuaikan diri, melainkan apa yang sedang menghalangi.Lihat juga : NeurodiversitasAkomodasiKebutuhan dukungan
Akomodasi
Penyesuaian konkret yang membuat sebuah situasi bisa dijalani: menulis alih-alih menelepon, meredupkan lampu, memberi tahu perubahan lebih awal, menyiapkan jeda. Ia tidak memberi keuntungan, ia menyingkirkan hambatan. Yang paling berguna sering paling murah, dan sebaiknya disepakati sebelum kelelahan datang.Lihat juga : AbleismeKebutuhan dukunganKelebihan beban sensorik
Aleksitimia
Konsep yang menggambarkan kesulitan mengenali, membedakan, atau menjelaskan emosi diri, sering disertai pola pikir yang lebih berfokus pada fakta di luar diri. Ini tidak berarti tidak memiliki emosi, empati, atau kemampuan mencintai. Tingkat kesulitannya dapat berbeda menurut orang dan situasi.Lihat juga : InterosepsiDisregulasi emosiKoregulasi
Ambang sensorik
Tingkat ketika sebuah rangsangan mulai terasa, lalu menjadi tidak nyaman. Ia berbeda menurut indra, menurut orang, dan menurut saat: seseorang bisa terlalu peka pada suara dan kurang peka pada sentuhan, mencari sebagian sensasi dan menghindari yang lain. Ambang rendah bukan kerewelan, melainkan sebuah setelan. Pelajari lebih lanjut : Reaktivitas sensorik berlebihanLihat juga : Kelebihan beban sensorikPropriosepsiInterosepsi
Atipia
Istilah payung yang dipakai Atypiklove untuk sebuah cara kerja, gangguan, atau kekhasan yang menyimpang dari norma yang diharapkan, tanpa menyusun situasi itu menurut tingkatan. Ini bukan kategori medis: ini kata sehari-hari yang mengumpulkan pengalaman yang sangat berbeda tanpa mengubahnya menjadi diagnosis.Lihat juga : NeuroatipikalNeurodivergensiSpektrum
AuDHD
Kata paduan komunitas untuk persilangan autisme dan ADHD pada orang yang sama. Menggambarkan kombinasi ciri yang sering, bukan diagnosis resmi terpisah. Kebutuhan bisa bertentangan: kebutuhan rutin dan pencarian kebaruan, misalnya, tanpa mendefinisikan satu pasangan atau satu kepribadian. Pelajari lebih lanjut : Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitasLihat juga : Kondisi penyerta (komorbiditas)Masking (penyamaran)Hiperfokus

Kembali ke daftar isi

B

Bahasa yang mendahulukan identitas
Cara mengatakan orang autistik alih-alih orang dengan autisme, yang memperlakukan ciri itu sebagai bagian dari identitas dan bukan sebagai tambahan. Pemakaian sebaliknya, yang disebut bahasa yang mendahulukan orang, lebih disukai sebagian yang lain. Tidak ada aturan universal: orang yang bersangkutan yang memutuskan.Lihat juga : NeurodivergensiAbleismeIdentifikasi diri
Body doubling
Mengerjakan sebuah tugas dengan kehadiran orang lain, di tempat yang sama atau lewat panggilan video, tanpa orang itu ikut campur. Kehadiran itu sering sudah cukup untuk memulai dan bertahan. Ini bukan pengawasan: peran orang lain adalah berada di sana, bukan memeriksa atau menyemangati. Pelajari lebih lanjut : Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitasLihat juga : Kelumpuhan tugasFungsi eksekutifKoregulasi
Burnout autistik
Keadaan kelelahan berkepanjangan yang digambarkan orang autistik setelah masa kelebihan tuntutan atau penyamaran yang terus-menerus. Sering disertai hilangnya keterampilan yang biasa dikuasai, kepekaan indra yang meningkat, dan kebutuhan menarik diri. Berbeda dari burnout kerja dan tidak selesai dengan sekadar berlibur. Pelajari lebih lanjut : Spektrum autismeLihat juga : Masking (penyamaran)Melepas topeng (unmasking)Kelelahan sosial

Kembali ke daftar isi

D

Demiseksual
Orientasi di mana ketertarikan seksual baru muncul setelah ikatan emosional yang kuat. Berada pada spektrum aseksual: bukan rasa malu, kelambatan, atau terlalu pilih-pilih. Kata ini menamai syarat ketertarikan, bukan waktu tunggu baku atau aturan moral.
Diagnosis terlambat
Suatu kondisi dikenali jauh setelah waktu kemunculannya yang lazim, sering kali pada masa remaja atau dewasa. Diagnosis yang diterima belakangan dapat menimbulkan kelegaan, kesedihan, pertanyaan, atau perasaan campur aduk. Diagnosis tersebut dapat memberi konteks yang berguna tanpa menjelaskan setiap pengalaman atau menentukan identitas seseorang. Pelajari lebih lanjut : Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitasLihat juga : Identifikasi diriPembayangan diagnostikMelepas topeng (unmasking)
Disforia sensitif terhadap penolakan (RSD)
Istilah informal untuk tekanan intens yang berkaitan dengan penolakan, kritik, atau kegagalan yang nyata maupun dipersepsikan. RSD bukan diagnosis yang diakui atau kriteria resmi ADHD, dan reaksi serupa dapat memiliki beberapa penjelasan. Label ini seharusnya menggambarkan pengalaman, bukan menggantikan penilaian. Pelajari lebih lanjut : Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitasLihat juga : Kepekaan terhadap keadilanDisregulasi emosiRuminasi
Disregulasi emosi
Kesulitan mengenali, mengatur, atau merespons emosi secara efektif sesuai konteks. Ini dapat melibatkan intensitas, durasi, tindakan impulsif, atau kesulitan kembali ke fungsi biasa, dan dapat terjadi dalam banyak kondisi. Tekanan yang dirasakan nyata, tetapi perilaku merugikan tetap memerlukan tanggung jawab dan dukungan. Pelajari lebih lanjut : Gangguan kepribadian ambangLihat juga : KoregulasiDisforia sensitif terhadap penolakan (RSD)Ruminasi

Kembali ke daftar isi

E

Ekolalia
Pengulangan langsung atau tertunda atas kata maupun frasa yang pernah didengar. Ekolalia dapat berfungsi untuk komunikasi, pemrosesan bahasa, pengaturan diri, atau fungsi lain, dan maknanya bergantung pada orang serta konteksnya. Pengulangan saja tidak menunjukkan apakah seseorang sedang menyimak atau memahami. Pelajari lebih lanjut : Spektrum autismeLihat juga : Skrip sosialStimming (stimulasi diri)Spektrum
Empati ganda
Kerangka yang menyatakan bahwa kesalahpahaman antara orang autistik dan nonautistik dapat muncul dari perbedaan pengalaman dan komunikasi di kedua pihak, bukan hanya dari kekurangan pada orang autistik. Ini tidak berarti setiap kesalahpahaman setara dan tidak menghapus pengaruh konteks, relasi kuasa, serta kemampuan individu. Pelajari lebih lanjut : Spektrum autismeLihat juga : Hubungan neuro-campuranMonotropismeNeurotipikal

Kembali ke daftar isi

F

Fungsi eksekutif
Sekelompok proses kognitif yang terlibat dalam perencanaan, menyimpan informasi dalam pikiran, memulai dan beralih tugas, memantau tindakan, serta menghambat respons. Kesulitan dapat muncul dalam banyak kondisi dan situasi. Kesulitan ini saja bukan bukti kemalasan, ADHD, atau kurangnya usaha. Pelajari lebih lanjut : Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitasLihat juga : Kelumpuhan tugasKebutaan waktuInersia

Kembali ke daftar isi

G

Ghosting
Memutus kontak tanpa penjelasan, sering setelah pertukaran sudah dimulai. Kata ini informal dan umum dalam kencan daring; menggambarkan perilaku, bukan diagnosis. Keheningan juga bisa datang dari shutdown, kelebihan beban, atau aplikasi yang ditinggalkan: ketiadaan saja tidak menyatakan alasan.Lihat juga : Kelelahan kencanKelekatan cemasShutdown (menarik diri)

Kembali ke daftar isi

H

Hiperfiksasi
Istilah komunitas, terutama di ruang ADHD, untuk penyerapan intens dan sementara pada topik, aktivitas, atau orang. Dibedakan dari hiperfokus oleh objek yang sering lebih sempit dan sifat yang kadang relasional. Bukan kriteria diagnostik; intensitas tidak menetapkan cinta yang bertahan maupun gangguan. Pelajari lebih lanjut : Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitasLihat juga : HiperfokusMinat khususLimerensi
Hiperfokus
Istilah informal untuk perhatian yang sangat terserap sehingga waktu, tugas lain, atau kebutuhan tubuh menjadi kurang terasa. Hiperfokus sering dibahas dalam komunitas ADHD, tetapi bukan kriteria diagnosis. Bergantung pada konteks, fokus ini dapat berguna, menyenangkan, mengganggu, atau memiliki beberapa dampak tersebut sekaligus. Pelajari lebih lanjut : Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitasLihat juga : MonotropismeMinat khususHiperfiksasi
Hubungan neuro-campuran
Hubungan antara orang neurodivergen dan orang neurotipikal, atau antara dua orang yang cara kerjanya jelas berbeda. Ungkapan ini menggambarkan perbedaan, bukan kesulitan itu sendiri: salah paham sering lahir dari aturan tak terucap yang berbeda, dan menyusut ketika masing-masing menyebutkan kebutuhannya.Lihat juga : Empati gandaNeurotipikalKoregulasi

Kembali ke daftar isi

I

Identifikasi diri
Menggunakan label neurodivergen atau label terkait suatu kondisi tanpa konfirmasi klinis formal. Identifikasi diri dapat mendukung refleksi dan akses ke komunitas ketika asesmen tidak tersedia, tetapi tidak sama dengan diagnosis klinis dan tidak boleh digunakan untuk menyingkirkan penjelasan lain atau kebutuhan perawatan.Lihat juga : Diagnosis terlambatBahasa yang mendahulukan identitasNeuroatipikal
Inersia
Gambaran informal tentang kesulitan memulai, menghentikan, atau beralih kegiatan meski berniat melakukannya. Istilah ini dibahas dalam komunitas autistik dan ADHD, tetapi bukan diagnosis dan dapat memiliki banyak penyebab. Istilah ini menggambarkan hambatan, bukan penjelasan lengkap tentangnya.Lihat juga : Kelumpuhan tugasPenghindaran tuntutan yang ekstremMonotropisme
Info-dumping
Berbagi dengan cepat dan rinci semua yang diketahui tentang topik yang menggairahkan. Dari luar sering terdengar seperti monolog, padahal kerap merupakan tanda sayang: yang paling berharga diserahkan. Mengatakannya terus terang mencegah salah paham, baik saat kencan maupun di dalam hubungan. Pelajari lebih lanjut : Spektrum autismeLihat juga : Minat khususHiperfokusEmpati ganda
Interosepsi
Kemampuan merasakan dan menafsirkan sinyal dari dalam tubuh, seperti detak jantung, pernapasan, lapar, haus, nyeri, atau kandung kemih yang penuh. Seseorang dapat merasakan sinyal tertentu lebih kuat, lebih lemah, atau secara berbeda. Interosepsi dapat membantu kesadaran emosi, tetapi tidak sama dengan emosi itu sendiri.Lihat juga : PropriosepsiAleksitimiaAmbang sensorik

Kembali ke daftar isi

K

Kamuflase sosial
Upaya menyembunyikan atau mengompensasi ciri neurodivergent agar tampak sesuai harapan sosial. Istilah ini sebagian tumpang tindih dengan masking, dan sering dipakai tentang perempuan serta orang yang didiagnosis terlambat. Bukan diagnosis; kamuflase yang bertahan dapat mahal dalam energi dan pengenalan diri. Pelajari lebih lanjut : Spektrum autismeLihat juga : Masking (penyamaran)Burnout autistikMelepas topeng (unmasking)
Kebutaan waktu
Kesulitan merasakan waktu berjalan, memperkirakan berapa lama sebuah tugas, atau merasakan tenggat yang mendekat. Waktu lalu dialami sebagai sekarang atau bukan sekarang. Ini bukan kelalaian: penanda dari luar, alarm, dan pengatur waktu biasanya menutupi kekurangan itu lebih baik daripada kemauan keras. Pelajari lebih lanjut : Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitasLihat juga : Fungsi eksekutifKelumpuhan tugasInersia
Kebutuhan dukungan
Cara menggambarkan bantuan yang benar-benar diperlukan, situasi demi situasi, alih-alih menggolongkan seseorang sebagai berfungsi tinggi atau rendah. Kebutuhan ini berubah seiring waktu dan menurut konteks. Orang yang sangat mandiri di satu bidang bisa memerlukan dukungan besar di bidang lain.Lihat juga : AkomodasiAbleismeSpektrum
Kelebihan beban kognitif
Titik ketika jumlah informasi yang harus diolah melebihi sumber daya yang tersedia: kata-kata hilang, keputusan macet, ingatan sesaat menyerah. Ia berbeda dari kelebihan beban sensorik yang datang dari rangsangan. Keduanya sering menumpuk, dan satu situasi bisa memicu keduanya sekaligus.Lihat juga : Kelebihan beban sensorikFungsi eksekutifShutdown (menarik diri)
Kelebihan beban sensorik
Keadaan ketika masukan sensorik seperti suara, cahaya, sentuhan, bau, atau gerakan terasa sangat membebani dan mengganggu fungsi sehari-hari. Pemicu dan respons yang membantu berbeda-beda. Mengurangi masukan, meninggalkan tempat, atau menyediakan waktu pemulihan dapat membantu sebagian orang. Pelajari lebih lanjut : Reaktivitas sensorik berlebihanLihat juga : Ambang sensorikKelebihan beban kognitifMeltdown (luapan akibat kewalahan)
Kelekatan cemas
Gaya kelekatan di mana takut ditinggalkan, kebutuhan penenangan, dan kewaspadaan terhadap tanda ikatan menonjol. Ini gagasan dimensional dan umum; bukan gangguan dan bukan sinonim borderline. Pada sebagian orang neurodivergent, penolakan berulang dapat menegaskannya, tanpa membuatnya tak terelakkan.Lihat juga : Disforia sensitif terhadap penolakan (RSD)PenenanganGhosting
Kelelahan kencan
Keausan emosional dan kognitif dari mengulang profil, pesan pertama, dan kencan yang tidak ke mana-mana. Istilah ini, kadang disebut dating burnout, beredar luas; bukan diagnosis. Pada orang neurodivergent dapat bergabung dengan kelebihan beban sensorik, masking, dan biaya berpindah konteks.Lihat juga : Kelebihan beban kognitifMasking (penyamaran)Small talkGhosting
Kelelahan sosial
Kelelahan yang datang setelah sebuah pertemuan sosial, kadang tertunda beberapa jam atau sehari. Ia tidak mengukur minat pada orang yang ditemui: waktu yang menyenangkan pun bisa sangat mahal. Menyiapkan waktu pemulihan sejak awal, alih-alih menanggungnya belakangan, sering mengubah keseluruhan gambarnya.Lihat juga : Masking (penyamaran)Burnout autistikTeori sendok
Kelumpuhan tugas
Terpaku di depan tindakan yang sebenarnya ingin dilakukan, tanpa berhasil memulainya. Ini soal memulai dan beban keputusan, bukan soal motivasi atau kurang disiplin. Memecah tindakan itu menjadi satu langkah pertama yang sangat kecil dan konkret lebih sering membuka jalan daripada kemauan keras. Pelajari lebih lanjut : Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitasLihat juga : Fungsi eksekutifInersiaBody doubling
Kepekaan terhadap keadilan
Reaksi kuat dan bertahan lama terhadap apa yang dirasakan tidak adil, untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Ia bisa menopang keterlibatan yang teguh dan membuat sebagian situasi sosial menjadi mahal. Ia bukan kriteria diagnostik dan bukan bukti neurodivergensi, tetapi sering kembali dalam cerita orang yang mengalaminya.Lihat juga : Disforia sensitif terhadap penolakan (RSD)Empati gandaDisregulasi emosi
Kompulsi
Gerakan, pemeriksaan, penghindaran, atau ritual mental yang bertujuan mengurangi kecemasan obsesi atau mencegah bahaya yang ditakuti. Kelegaan bersifat sementara dan siklus dapat menguat. Kebiasaan, tic, atau minat khusus bukan kompulsi hanya karena berulang. Pelajari lebih lanjut : Gangguan obsesif-kompulsifLihat juga : Pikiran menggangguObsesi (OCD)Penenangan
Komunikasi harfiah
Preferensi pada makna eksplisit kata, dengan lebih sedikit bobot pada implikasi, ironi, atau subteks. Sering dikaitkan dengan autisme, tanpa universal atau eksklusif. Rumusan yang jelas sering membantu kedua pihak; tidak mengatakan apa-apa tentang kelembutan atau kejujuran seseorang. Pelajari lebih lanjut : Spektrum autismeLihat juga : Skrip sosialEmpati gandaSmall talk
Kondisi penyerta (komorbiditas)
Kehadiran dua kondisi atau lebih pada orang yang sama, misalnya ADHD dan gangguan kecemasan. Banyak orang memilih ungkapan netral kondisi yang muncul bersamaan. Setiap kondisi tetap memerlukan penilaian yang tepat karena satu label tidak otomatis menjelaskan gejala lain.Lihat juga : Pembayangan diagnostikDiagnosis terlambatSpektrum
Koregulasi
Menemukan kembali ketenangan lewat kontak dengan orang lain: irama suara, kehadiran yang diam, gerak yang menenangkan. Ia mendahului dan menopang pengaturan diri, bukan melawannya. Dalam hubungan, tahu apa yang benar-benar menenangkan pasangan mencegah penghiburan yang justru menambah beban.Lihat juga : Hubungan neuro-campuranDisregulasi emosiShutdown (menarik diri)

Kembali ke daftar isi

L

Limerensi
Keadaan tertarik yang kuat dan tidak disengaja, dijelaskan Dorothy Tennov, ketika pikiran terus kembali ke satu orang dan suasana hati bergantung pada tanda timbal balik. Ini bukan diagnosis dan bukan sinonim cinta yang baru tumbuh: orang nyatanya sering kabur, sementara citra batin membesar. Kata itu menamai pengalaman; tidak menetapkan gangguan. Pelajari lebih lanjut : Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitasLihat juga : HiperfokusHiperfiksasiROCD (OCD hubungan)Ruminasi

Kembali ke daftar isi

M

Masking (penyamaran)
Mengurangi, menyembunyikan, atau mengompensasi ciri tertentu untuk memenuhi harapan sosial, kadang dengan sengaja dan kadang karena kebiasaan. Masking dapat membantu seseorang menghadapi situasi atau menjaga keselamatan, tetapi jika berlangsung lama dapat membutuhkan banyak tenaga dan berkaitan dengan tekanan batin pada sebagian orang. Pelajari lebih lanjut : Spektrum autismeLihat juga : Melepas topeng (unmasking)Burnout autistikKamuflase sosial
Melepas topeng (unmasking)
Proses ketika seseorang perlahan melepaskan strategi penyamaran yang dipakainya agar tampak neurotipikal. Sering muncul rasa lega, tetapi juga lelah, duka, atau reaksi orang di sekitar. Melepas topeng dipilih menurut konteks: tidak wajib dan tidak selalu bebas risiko.Lihat juga : Masking (penyamaran)Burnout autistikIdentifikasi diri
Meltdown (luapan akibat kewalahan)
Istilah informal untuk respons intens terhadap beban berlebih yang dapat melibatkan tangisan, teriakan, gerakan, atau hilangnya kendali perilaku yang biasa. Ini tidak sama dengan tantrum yang disengaja, tetapi keselamatan dan dampaknya tetap penting. Dukungan harus mengikuti rencana orang tersebut, bukan satu respons yang dianggap cocok untuk semua. Pelajari lebih lanjut : Spektrum autismeLihat juga : Shutdown (menarik diri)Kelebihan beban sensorikDisregulasi emosi
Minat khusus
Istilah komunitas yang sering digunakan untuk minat sangat terfokus yang berkaitan dengan autisme. Minat ini dapat memberi kesenangan, regulasi, pengetahuan, atau koneksi, tetapi intensitas dan dampaknya berbeda-beda. Sebuah minat dapat mendukung sekaligus, dalam keadaan tertentu, mengganggu tidur, kewajiban, atau waktu bersama. Pelajari lebih lanjut : Spektrum autismeLihat juga : MonotropismeInfo-dumpingHiperfokus
Monotropisme
Model yang menggambarkan perhatian yang mengendap kuat pada sedikit minat dalam satu waktu, alih-alih tersebar ke banyak hal. Ia menawarkan satu pembacaan untuk hiperfokus, minat khusus, dan kesulitan berpindah kegiatan. Ini teori penjelas yang masih diperdebatkan, bukan kriteria diagnostik. Pelajari lebih lanjut : Spektrum autismeLihat juga : HiperfokusMinat khususInersia

Kembali ke daftar isi

N

Neuroatipikal
Kata yang lazim dipakai untuk orang yang cara kerjanya menyimpang dari harapan arus utama. Cakupannya kurang lebih sama dengan neurodivergen, tanpa definisi resmi dan tanpa batas yang tetap. Sebagian orang mengenali dirinya di dalamnya, sebagian lain lebih suka menamai situasinya dengan tepat.Lihat juga : NeurodivergensiNeurotipikalAtipia
Neurodivergensi
Istilah payung yang luas dan nonmedis untuk cara berpikir, belajar, berkembang, atau memproses informasi yang berbeda dari harapan dominan. Definisinya beragam, dan istilah ini dapat mencakup disabilitas atau kondisi kesehatan tanpa menyiratkan satu penyebab, kepribadian, atau tingkat kebutuhan dukungan yang sama.Lihat juga : NeurodiversitasNeurotipikalNeuroatipikal
Neurodiversitas
Kenyataan bahwa cara berpikir, belajar, dan merasa berbeda dari satu orang ke orang lain, dalam skala seluruh umat manusia. Kata ini menggambarkan sebuah keragaman, bukan seorang individu: tak seorang pun neurodivers seorang diri. Ia juga menyebut gerakan sosial yang menuntut agar perbedaan itu diterima, bukan diperbaiki.Lihat juga : NeurodivergensiNeurotipikalAbleisme
Neurotipikal
Istilah ini merujuk pada orang yang otaknya bekerja dengan cara yang diharapkan oleh masyarakat. Kata ini hanya menjadi titik acuan, bukan penilaian: menjadi neurotipikal tidak lebih baik ataupun lebih buruk.Lihat juga : NeurodivergensiHubungan neuro-campuranEmpati ganda

Kembali ke daftar isi

O

Obsesi (OCD)
Pikiran, citra, atau keraguan mengganggu yang memaksakan diri dan menghasilkan kecemasan, berbeda dari ruminasi yang kadang bisa diarahkan. Dalam OCD obsesi bukan keinginan tersembunyi. Pembicaraan sehari-hari tentang obsesi romantis berarti hal lain; di sini kata itu tetap terikat pada siklus obsesi-kompulsi. Pelajari lebih lanjut : Gangguan obsesif-kompulsifLihat juga : Pikiran menggangguKompulsiROCD (OCD hubungan)

Kembali ke daftar isi

P

Pembayangan diagnostik
Situasi ketika sebuah gejala langsung dilekatkan pada diagnosis yang sudah ada, sehingga pencarian sebab lain tertunda. Nyeri yang dibebankan pada kecemasan adalah contoh yang biasa. Ini bias di sisi layanan kesehatan, bukan pada orangnya, dan paling membebani perjalanan pengobatan yang panjang.Lihat juga : Diagnosis terlambatKondisi penyerta (komorbiditas)Ableisme
Penenangan
Berulang-ulang meminta orang lain menegaskan bahwa bahaya, keraguan, atau pengabaian tidak nyata. Dalam OCD dapat menjadi kompulsi relasional; di tempat lain mungkin milik kecemasan atau kelekatan cemas. Menjawab sekali dapat membantu; menjadikannya satu-satunya alat sering merawat siklus. Pelajari lebih lanjut : Gangguan obsesif-kompulsifLihat juga : Kelekatan cemasROCD (OCD hubungan)Pikiran mengganggu
Penghindaran tuntutan yang ekstrem
Profil yang digambarkan oleh klinisi dan oleh orang yang mengalaminya, ditandai perlawanan kuat terhadap tuntutan, termasuk yang diajukan kepada diri sendiri, yang didorong kecemasan, bukan pembangkangan. Ia tidak tercantum sebagai diagnosis dalam manual rujukan mana pun dan masih diperdebatkan; menyusun ulang sebuah permintaan sering mengubah segalanya. Pelajari lebih lanjut : Spektrum autismeLihat juga : InersiaDisregulasi emosiKelumpuhan tugas
Pengungkapan diagnosis
Pilihan untuk mengatakan, atau tidak mengatakan, suatu diagnosis atau cara berfungsi yang neurodivergent, dan kapan. Studi menunjukkan pengalaman yang bercampur: lega, penolakan, atau acuh tergantung konteks. Bukan kewajiban moral; keselamatan dan irama orang itu didahulukan. Pelajari lebih lanjut : Spektrum autismeLihat juga : Diagnosis terlambatMasking (penyamaran)Identifikasi diri
Pikiran mengganggu
Pikiran, citra, atau impuls yang tidak diinginkan yang memaksakan diri, sering bertentangan dengan nilai orang itu. Dalam OCD ia memberi makan kecemasan dan kadang memanggil kompulsi; di tempat lain, satu pikiran yang mengganggu adalah umum dan tidak menandai gangguan. Memiliki pikiran itu bukan niat untuk bertindak. Pelajari lebih lanjut : Gangguan obsesif-kompulsifLihat juga : Obsesi (OCD)KompulsiRuminasiROCD (OCD hubungan)
Propriosepsi
Indra tentang posisi dan gerakan tubuh yang didasarkan pada sinyal dari otot, tendon, dan sendi. Perbedaan dapat memengaruhi koordinasi atau kebutuhan mencari gerakan, tetapi sering menabrak benda atau mencari tekanan dapat memiliki berbagai penyebab dan tidak dengan sendirinya memastikan adanya kondisi pemrosesan sensorik.Lihat juga : InterosepsiAmbang sensorikStimming (stimulasi diri)

Kembali ke daftar isi

R

ROCD (OCD hubungan)
Bentuk OCD yang berpusat pada ikatan romantis: keraguan mengganggu tentang telah memilih pasangan yang tepat, tentang perasaan sendiri, atau tentang detail hubungan, sering diikuti pemeriksaan dan penenangan. Keraguan tidak membuktikan maupun menampik perasaan nyata. Istilah ini klinis; kuesioner daring tidak menegakkan diagnosis. Pelajari lebih lanjut : Gangguan obsesif-kompulsifLihat juga : Pikiran menggangguKompulsiPenenanganLimerensi
Ruminasi
Pikiran yang berputar-putar pada peristiwa yang lewat atau pada kekhawatiran tanpa membuat keadaan bergerak maju. Ia berbeda dari perenungan yang sampai pada suatu titik, dan dari obsesi pada OCD yang memaksa masuk melawan kehendak. Sendirian ia tidak menandai gangguan apa pun: durasi dan ongkosnya yang lebih penting. Pelajari lebih lanjut : Gangguan depresi mayorLihat juga : Disregulasi emosiPikiran menggangguROCD (OCD hubungan)

Kembali ke daftar isi

S

Shutdown (menarik diri)
Istilah informal yang digunakan sebagian orang autistik ketika beban berlebih mengurangi kemampuan untuk bergerak, berbicara, memutuskan, atau merespons. Pengalaman dan respons yang membantu berbeda-beda. Mengurangi tuntutan dan mengikuti rencana dukungan yang telah disepakati dapat membantu; gejala baru atau yang mengkhawatirkan secara medis memerlukan penilaian yang tepat. Pelajari lebih lanjut : Spektrum autismeLihat juga : Meltdown (luapan akibat kewalahan)Kelebihan beban kognitifKoregulasi
Skrip sosial
Kalimat dan urutan yang disiapkan lebih dulu untuk situasi sosial yang bisa ditebak: memperkenalkan diri, memesan, menutup percakapan. Skrip mengurangi beban berimprovisasi dan membuat pertukaran menjadi mungkin. Memakai skrip tidak membuat pertukaran kurang tulus, hanya menurunkan ongkosnya.Lihat juga : Masking (penyamaran)Small talkKomunikasi harfiah
Small talk
Pertukaran yang isinya sengaja tipis: terutama menandai ketersediaan dan tiadanya permusuhan, sebelum percakapan yang lebih substantif dapat dimulai. Banyak orang autistik menilainya mahal energinya, karena meminta mengimprovisasi sinyal alih-alih bertukar informasi. Itu bukan kurangnya kecerdasan sosial; itu format yang berbeda. Pelajari lebih lanjut : Spektrum autismeLihat juga : Skrip sosialKomunikasi harfiahKelelahan sosial
Spektrum
Dalam autisme, spektrum merujuk pada beragam gabungan ciri komunikasi sosial, pola berulang atau terbatas, pengalaman sensorik, dan kebutuhan dukungan. Ini bukan satu garis dari kurang ke lebih autistik; dua orang autistik dapat sangat berbeda pada dimensi-dimensi tersebut. Pelajari lebih lanjut : Spektrum autismeLihat juga : Kebutuhan dukunganNeurodiversitasKondisi penyerta (komorbiditas)
Splitting
Istilah untuk kesulitan, di bawah stres, menahan bersama sisi positif dan negatif seseorang, dengan ayunan antara idealisasi dan devaluasi. Sering dibicarakan seputar borderline, tetapi kata itu bukan diagnosis terpisah dan polanya tidak universal. Menamai pengalaman; tidak menetapkan gangguan. Pelajari lebih lanjut : Gangguan kepribadian ambangLihat juga : Disregulasi emosiKelekatan cemas
Stimming (stimulasi diri)
Istilah informal untuk gerakan, suara, atau penggunaan benda yang berulang, seperti mengayun tubuh, mengetuk, atau bersenandung. Stimming dapat membantu regulasi, ekspresi, perhatian, atau rasa senang, tetapi fungsinya berbeda-beda. Perilaku berbahaya atau melukai diri memerlukan dukungan, tanpa menekan stimming yang aman hanya karena tampak berbeda. Pelajari lebih lanjut : Spektrum autismeLihat juga : Ambang sensorikKelebihan beban sensorikKoregulasi

Kembali ke daftar isi

T

Teori sendok
Gambaran yang dipopulerkan Christine Miserandino untuk menjelaskan cadangan energi yang terbatas: setiap tindakan dalam sehari memakai satu sendok, dan jumlahnya tidak tak terbatas. Ini bukan ukuran klinis, melainkan bahasa bersama untuk mengatakan apa yang mungkin hari ini tanpa harus membela diri.Lihat juga : Kelelahan sosialBurnout autistikKebutuhan dukungan

Kembali ke daftar isi

Siap bertemu orang-orang yang memahamimu?

Daftar gratis dalam 2 menit. Tidak perlu kartu kredit.