ADD (gangguan defisit perhatian) adalah istilah lama dan informal. Pedoman diagnosis saat ini menggunakan ADHD dengan presentasi dominan kurang perhatian ketika terdapat cukup gejala kurang perhatian, tetapi ambang gejala hiperaktif dan impulsif tidak terpenuhi. Kesulitan tersebut nyata dan tidak dapat dijelaskan oleh kemalasan atau kecerdasan yang rendah.
Apa itu ADD?
ADHD dominan kurang perhatian tetaplah ADHD. Seseorang dapat mengalami kegelisahan atau impulsivitas tertentu tanpa memenuhi ambang presentasi gabungan atau hiperaktif dan impulsif. Presentasi juga dapat berubah seiring waktu, sehingga istilah “tanpa hiperaktivitas” tidak boleh dianggap sebagai subtipe biologis yang permanen.
ADHD memiliki pengaruh genetik yang besar, sementara perkembangan dan lingkungan turut membentuk cara kesulitan muncul. Masalah dalam mempertahankan perhatian, mengatur, menggunakan memori kerja, atau memulai tugas dapat terjadi, tetapi tidak ada yang hanya khas untuk ADHD.
Berbagai sisi ADD
Kesulitan kurang perhatian dapat muncul dalam beberapa bentuk:
- Mempertahankan perhatian: mengikuti tugas panjang atau percakapan dapat terasa sulit, meskipun orang tersebut tampak tenang secara fisik.
- Pengaturan dan ingatan: petunjuk, barang, tenggat, atau urutan tugas dapat hilang atau terlupakan.
- Memulai dan beralih tugas: memulai, menentukan prioritas, atau berpindah dari satu kegiatan ke kegiatan lain dapat membutuhkan upaya besar.
Melamun dan pemrosesan yang lebih lambat dapat terjadi, tetapi keduanya bukan kriteria diagnosis dengan sendirinya dan dapat memiliki banyak penjelasan lain.
Cara ADD muncul dalam keseharian
Di luar kriteria, ADD dialami secara nyata dalam keseharian:
- Fokus: memulai tugas yang kurang menarik membutuhkan upaya luar biasa. Perhatianmu terpencar, kamu membuka sepuluh tab, lalu lupa mengapa masuk ke ruangan.
- Kehilangan alur: perhatian dapat beralih saat rapat atau percakapan. Penyebabnya tidak dapat disimpulkan hanya dari perilaku.
- Pengaturan: tenggat, dokumen, kunci yang hilang. Waktu seakan berlalu dengan cara berbeda.
- Kelelahan mental: mempertahankan perhatian membutuhkan energi yang sulit dibayangkan orang lain. Pada akhir hari, tenaga sudah habis.
Tanda ini berbeda menurut orang dan konteks. Petunjuk yang jelas serta struktur dari luar dapat membantu, tetapi tidak menetapkan diagnosis atau menghilangkan setiap kesulitan.
ADD pada orang dewasa dan perempuan
Sebagian orang dengan ADHD dominan kurang perhatian baru dikenali saat dewasa. Ketika kesulitannya tidak terlalu mengganggu orang lain, kebutuhan akan dukungan dapat terlewat atau dianggap sebagai kebiasaan melamun, masalah motivasi, atau kepribadian.
Anak perempuan, perempuan dewasa, dan orang yang kesulitannya kurang mengganggu orang lain dapat terabaikan. Bias, strategi mengatasi masalah, serta kecemasan atau depresi yang terjadi bersamaan juga dapat menunda pengenalan. Diagnosis yang lebih lambat dapat membawa kelegaan, frustrasi, ketidakpastian, atau akses ke dukungan yang bermanfaat.
Bagaimana ADD didiagnosis?
Tidak ada tes darah atau pemindaian otak yang menetapkan diagnosis. ADHD dengan presentasi dominan kurang perhatian dinilai secara klinis oleh tenaga profesional berkualifikasi sesuai jalur layanan setempat. DSM-5-TR menggunakan presentasi ADHD dan tidak menempatkan ADD sebagai diagnosis terpisah. ICD-11 juga menempatkan gejala ini dalam ADHD. Penilaian dapat mencakup:
- Wawancara klinis mendalam: tenaga profesional menelaah gejala kurang perhatian, hiperaktif, dan impulsif, durasinya, serta dampaknya di rumah, dalam pendidikan, di tempat kerja, dan dalam hubungan.
- Riwayat perkembangan: tanda harus sudah ada sejak masa kanak-kanak, meskipun baru diberi nama jauh setelahnya. Laporan sekolah lama dan ingatan orang terdekat dapat membantu menelusuri perkembangannya.
- Beberapa situasi dan sumber informasi: gejala harus muncul di lebih dari satu situasi. Dengan persetujuan, laporan dari keluarga, guru, atau orang lain dapat memberi konteks tambahan.
- Alat terstandar: kuesioner dan skala penilaian dapat mendukung pertimbangan klinis, tetapi tidak ada kuesioner atau tes perhatian yang mendiagnosis ADHD dengan sendirinya.
- Diagnosis banding dan kondisi yang menyertai: tenaga profesional mempertimbangkan tidur, kecemasan, depresi, trauma, penggunaan zat, perbedaan belajar, penyebab medis, dan kondisi yang dapat muncul bersama ADHD.
Diagnosis didasarkan pada gabungan unsur tersebut, bukan satu tanda yang berdiri sendiri.
ADD dan kehidupan asmara
ADHD dominan kurang perhatian tidak menentukan imajinasi, kepekaan, atau gaya hubungan. Melupakan janji, kehilangan alur, atau kesulitan memulai tugas bersama dapat memengaruhi pasangan meskipun tidak disengaja. Pengingat yang jelas, sistem yang disepakati, dan upaya memperbaiki keadaan secara jujur dapat membantu tanpa membuat satu orang bertanggung jawab mengatur yang lain.
Atypiklove bertujuan mempermudah percakapan praktis tersebut tanpa menganggap setiap kelalaian sebagai bukti ADHD atau setiap diagnosis sebagai alasan pembenar.